Banner
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Tempat yang akan dikunjungi untuk Pembelajaran di luar kelas?
Pantai
Gunung
Perguruan Tinggi di Kebumen
  Lihat
Statistik

Total Hits :
Pengunjung :
Hari ini :
Hits hari ini :
Member Online : 0
IP : 54.225.57.89
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

ppws_online    Tunggal
Agenda
21 November 2017
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Menuju Generasi Cerdas Berinternet dan Anti-hoax

Tanggal : 10/26/2017, 10:39:06, dibaca 32 kali.

SMANSA- Rabu, 25 Oktober 2017, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Cerdas Berinternet dan Deklarasai Gerakan Anti-hoax. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh GERAX (Gerakan Anti-hoax) yang berkerja sama dengan SMANSA guna memberikan sosialisasi bagi generasi muda, khususnya pelajar di SMA Negeri 1 Kebumen, agar dapat bijak dalam menggunakan Internet. GERAX merupakan salah satu kegiatan sosialisasi yang langsung dalam binaan Polres Kebumen. Kegiatan sosialisasi dan deklarasi di SMANSA merupakan tindak lanjut dari kegiatan deklarasi GERAX yang sebenarnya sudah dimulai sejak 31 Agustus 2013.


Acara tersebut dibuka langsung  oleh AKBP Titi Hastuti, S. Sos., selaku kapolres Kebumen, serta dihadiri AKBP Junaidi dari Divisi Humas Polri,  dan AKBP Agus Aris dari Polda Jateng. Acara yang dimulai sekitar pukul 12.00 siang, di Aula Barat SMA Negeri 1 Kebumen ini diikuti siswa-siswi SMA Negeri 1 Kebumen yang terdiri atas perwakilan kelas X, XI, dan XII. Pihak SMANSA menyambut baik kegiatan sosialisasi dan deklarasi tersebut, serta berharap setiap siswa dapat mengamalkan inti kegiatan tersebut dalam tiap sendi kehidupannya.


Kegiatan sosialisasi dan deklarasian ini secara umum memberikan pemahaman serta imbauan bagi seluruh siswa agar dapat menjadi pribadi yang cerdas dalam pemanfaatan teknologi dan informasi. Kemudahan akses informasi melalui internet sudah seharusnya diimbangi kecerdasan penggunanya dalam menyaring dan memanfaatkan informasi. Eksistensi dan penyebaran informasi hoax sudah selayaknya dihentikan. Hoax adalah informasi tidak benar yang sengaja dibuat dan disebarkan agar pembaca atau penerima informasi percaya sehingga menjadi ramai diperbincangkan. Generasi cerdas berinternet dan anti-hoax perlu melakukan beberapa hal berikut sebelum melakukan penyebarluasan informasi.


Pertama, Tabayun yakni memahami. Kedua, Zhan atau zan ‘curiga’. Ketiga, berbicara baik. Seseorang hendaknya memiliki pemahaman yang baik mengenai informasi yang didapat dan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan. Ketika mendapatkan informasi, seseorang tidak boleh langsung percaya dan terhasut dengan mudahnya. Seseorang yang berpikir kritis tidak akan langsung percaya informasi dari satu sumber, melanikan akan mencari sumber-sumber informasi lain yang lebih tepercaya dan bahkan membuktikan kebenaran informasi itu secara langsung. Seorang yang cerdas juga perlu berbicara dengan hati-hati. Segala tutur kata dan kalimat yang dikeluarkan, di media sosial khususnya, harus didasarkan pada data dan fakta objektif. Bukan hanya dari opini semata. Selain itu, penyampaian informasi juga perlu memperhatikan penggunaan bahasa yang baik.


Generasi cerdas bukan mereka yang pertama kali menyebarkan informasi, tetapi generasi yang mampu menanggapi dan menyaring informasi dengan bijak, serta memanfaatkan informasi itu bagi kehidupan yang damai dan kehidupan yang lebih baik dalam kebinekaan Indonesia. (f.r)



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas